iMediantara.id BOLMONG – AKP Marny Stefanus Mentu, S.I.P., SH. baru saja menerima surat pindah tugas ke Mapolda Sulut, Berita itu menyebar seperti kilat di antara anggota Tim Reskrim Polres Bolmong, menyisakan rasa sedih yang mendalam di hati setiap orang.
Hari terakhir Pak Kasat datang ke kantor, seluruh tim sudah berkumpul di ruang kerja yang telah dirapikan dengan rapi. Tak ada suara riuh seperti biasanya kini hanya sunyi yang menyelimuti ruangan, diselingi suara napas yang terkadang terengah-engah karena usaha menahan air mata.
“Saya tahu kalian sudah tahu beritanya,” ujar Pak Kasat dengan suara yang sedikit getar, sambil melihat satu per satu wajah anggota yang sudah seperti keluarga baginya. “Hampir Dua Tahun bersama kalian bukanlah waktu yang singkat. Kita telah melalui banyak hal bersama, dari menangani kasus yang paling sulit hingga merayakan setiap keberhasilan kecil.”
Salah satu Anggotanya, yang dulunya pernah dibantu oleh Pak Kasat tidak bisa menahan air matanya lagi. “Pak saya tidak bisa bayangkan bekerja tanpa Bapak di sini. Bapak bukan hanya pemimpin, tapi juga orang yang selalu ada di samping kita saat kesusahan.”
Ada juga Anggota yang dulu ragu menjadi penyidik, mengangkat tangan dengan suara yang teredam tangisan. “Pak, karena Bapak saya jadi tahu arti sebenarnya dari menjadi polisi-bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga membantu orang lain. Bapak adalah alasan saya tetap bertahan di profesi ini.”

Saat itu, Anggota mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna coklat. Di dalamnya ada sebuah plakat dengan tulisan: “Untuk AKP Marny Stefanus Mentu, S.I.P., Pemimpin yang Baik Hati, Murah Hati, dan Selalu Menginspirasi, Selalu ada di hati kami, Kasat Reskrim Bolmong.” Di samping plakat juga ada album foto berisi kenangan bersama selama bertahun-tahun mulai dari saat menangani kasus, acara sosial, hingga momen makan bersama setelah menyelesaikan tugas.
“Pak, semua ini dari kami semua,” ujar Salah satu anggotanya dengan mata merah karena menangis. “Setiap kebaikan yang Bapak berikan kepada kami dan masyarakat, kami akan selalu ingat dan terapkan dalam pekerjaan kami.”
Pak Kasat meraih plakat dan album tersebut, matanya juga sudah berkaca-kaca. Ia mengelus kepala salah satu anggotanya dengan lembut. “Kalian semua adalah anugerah bagi saya. Saya tidak pernah merasa seperti memimpin, melainkan bekerja bersama teman-teman terbaik yang pernah saya miliki.”
Sebelum pergi, Pak Kasat memberikan pesan terakhirnya kepada Tim. “Jangan berhenti melakukan kebaikan. Terus jaga semangat untuk membantu masyarakat dan menegakkan keadilan.
Saya akan selalu memantau perkembangan kalian dan jika ada yang perlu bantuan, jangan sungkan untuk menghubungi saya. Bolmong akan selalu menjadi rumah bagi saya, dan kalian semua adalah keluarga saya yang tidak bisa saya lupakan.”
Ketika mobil Pak Kasat pun mulai bergerak menjauh dari kantor Mapolres Bolmong, seluruh Tim mengangkat tangan mereka, untuk melambaikan salam perpisahan, Beberapa orang menangis terbuka, sementara yang lain menyimpan rasa rindu dalam hati yang penuh kenangan indah bersama sosok kasat reskrim yang murah hati dan penuh kasih sayang.
Penulis : Andry Mohama



