BOLTIM – Masyarakat Kecamatan Nuangan, khususnya warga Desa Iyok, kini hidup dalam kekhawatiran setelah salah seorang ibu rumah tangga setempat menjadi korban serangan buaya yang berada di bantaran sungai wilayah tersebut, pada selasa malam 14 Juli 2026.
Warga secara bersama-sama meminta pemerintah daerah serta dinas terkait untuk segera turun tangan dan mengatasi masalah ini demi mencegah jatuhnya korban selanjutnya.
Kejadian yang menimpa ibu rumah tangga tersebut menambah daftar kekhawatiran warga yang sudah lama resah dengan keberadaan hewan predator itu. Warga menuturkan, sungai tersebut merupakan sumber kehidupan sehari-hari, mulai dari kebutuhan air, mencuci, hingga mata pencaharian, namun kini aktivitas warga terhambat karena takut menjadi sasaran serangan.
“Kami sangat memohon kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Dinas Lingkungan Hidup, instansi terkait, dan pihak berwajib untuk segera bertindak. Jangan sampai ada lagi tetangga, saudara, atau anak-anak kita yang menjadi korban selanjutnya. Sungai ini kami butuhkan, tapi kami juga butuh rasa aman,” ujar salah satu perwakilan warga Desa Iyok, (15/07/2026).
Warga berharap ada langkah nyata, baik berupa evakuasi hewan tersebut ke lokasi yang aman dan sesuai, pemasangan rambu peringatan, maupun pengawasan rutin di titik-titik rawan. Mereka juga meminta agar solusi yang diambil tidak berlarut-larut, mengingat risiko bahaya sudah semakin nyata dan mengancam keselamatan setiap warga yang melintas atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai.

Hingga saat ini, warga masih menunggu tanggapan serta langkah konkret dari pihak pemerintah dan instansi berwenang terkait penanganan masalah ini.
(Andry)



