Kapolres Boltim Akan Tindak Tegas Anggota Yang Melakukan Judol

BOLTIM – Dalam pelaksanaan Apel Senin pemantapan kinerja dan disiplin anggota yang digelar di halaman Mapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Senin pagi (8/6/2026), Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, kembali menegaskan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya.

memerintahkan dan mengingatkan kembali agar tidak ada satu pun anggota yang terlibat, berpartisipasi, maupun memfasilitasi praktik Judi Online (Judol), dalam bentuk apa pun.

Peringatan keras ini disampaikan Kapolres di hadapan ratusan personel Polres Boltim yang telah berbaris lengkap, menyusul maraknya pemberitaan dan penindakan hukum terhadap aparat penegak hukum yang justru terlibat dalam praktik perjudian daring tersebut di berbagai daerah.

Dalam amanatnya, Kapolres Boltim menegaskan bahwa keterlibatan aparat kepolisian dalam judi online adalah pelanggaran berat, baik secara disiplin maupun pidana.

Ia juga mengingatkan bahwa sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, polisi harus menjadi teladan dan bergerak di garis terdepan dalam memberantas segala bentuk perjudian, bukan malah menjadi bagian dari pelakunya.

“Saya tegaskan sekali lagi, dan ini perintah tegas saya: Dilarang keras bagi seluruh anggota Polres Boltim, mulai dari perwira, bintara, hingga tamtama, untuk terlibat judi online,  Entah itu sekadar ikut bermain, mempromosikan, menjadi agen, atau membantu memfasilitasi transaksi. Tidak ada toleransi, tidak ada kompromi,” ujar Kapolres dengan nada serius dan tegas di hadapan barisan anggota.

Ia mengingatkan, bahwa judi online bukan hanya merusak kondisi ekonomi dan mental pelakunya, tetapi juga dapat berujung pada tindak pidana lain seperti pencurian, penggelapan, hingga korupsi untuk menutupi kerugian akibat perjudian.l, Lebih jauh, keterlibatan oknum polisi dalam praktik ini akan sangat mencoreng nama baik institusi Polri dan merusak kepercayaan masyarakat yang telah dibangun susah payah.

“Kalau pengayom nya saja yang main judi, bagaimana mungkin masyarakat percaya kita menegakkan hukum, Ingat Judol itu jebakan, Banyak kasus anggota di Daerah lain yang karier dan masa depannya hancur hanya karena tergiur iming-iming keuntungan instan, tapi akhirnya malah terjerat hutang dan hukum,” tambahnya.

Kapolres juga memberitahukan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap gaya hidup serta transaksi keuangan anggota.

Seluruh unsur pimpinan, baik Kapolsek maupun Kasi/Kasat, diwajibkan untuk terus memantau dan mengingatkan anggotanya masing-masing. Jika ditemukan ada anggota yang terlibat, pimpinan satuan juga akan ikut bertanggung jawab karena dianggap gagal melakukan pembinaan.

“Saya minta para pimpinan satuan jangan diam saja. Dekati anggota, kenali pergaulannya, kenali keuangannya. Kalau ada indikasi mencurigakan, segera tindak lanjuti. Ingat, sanksi bagi yang kedapatan terlibat sangat berat: mulai dari pemberhentian tidak hormat dari dinas, pemecatan, hingga proses pidana di pengadilan. Jangan sampai menyesal di kemudian hari,” tutupnya.

(Andry)

Read Previous

Diduga Arga Karian Adalah Otak Penggerak Korupsi Dana Hibah KPU Boltim

Read Next

Arga Karian Resmi Menempati Rumah Tahanan Negara Kotamobagu, Tamat Sudah Kekuasaannya

Most Popular