KOTAMOBAGU – Kabar duka yang mendalam menyelimuti Dunia Sepak Bola Amatir Sulawesi Utara, Budi Lasena, pesepakbola andalan yang akrab dikenal di berbagai lapangan pertandingan persahabatan dengan julukan (BUDI Batu), tengah dilanda kesedihan yang mendalam.
Ia baru saja ditinggal pergi untuk selamanya oleh sosok yang paling dicintai dan menjadi penopang hidupnya, Ibunda Tercinta, yang menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (26/04/2026), di Rumah Sakit Kandow Manado, setelah menjalani perawatan medis selama beberapa waktu.
Budi Lasena adalah nama yang sudah tidak asing lagi di kalangan pecinta sepak bola lokal, Kemampuannya mengolah bola, kecerdasannya membaca jalannya pertandingan, serta semangat juang yang tak pernah padam di lapangan membuatnya selalu menjadi andalan tim dan idola banyak orang, Di mana pun ia tampil, baik di lapangan rumput sederhana maupun di ajang pertandingan tingkat Daerah.
ia selalu memberikan penampilan terbaiknya, Namun di balik ketangguhan dan keberanian yang ia tunjukkan saat bertanding, ada sosok ibundalah yang selama ini menjadi sumber kekuatan, penyemangat, dan tempatnya mencurahkan segala perasaan, baik saat meraih kemenangan maupun saat menghadapi kegagalan.
Di tengah suasana Rumah duka yang dipenuhi dengan doa, tangis haru, dan kunjungan dari keluarga, kerabat, serta rekan-rekan sepermainan, Budi terlihat begitu terpukul. Air matanya tak mampu dibendung saat ia bercerita tentang kepergian orang yang telah melahirkan, membesarkan, dan mendidiknya dengan penuh kasih sayang itu, Ia mengaku merasa sangat kehilangan, seolah ada bagian dari dirinya yang ikut pergi bersama ibundanya.

“Rasanya hati ini hampa sekali. Saya merasa sangat kehilangan sosok yang paling saya cintai dan sayangi, Selama ini, ibu adalah segalanya bagi saya. Beliau yang selalu ada di samping saya, yang mendoakan setiap langkah saya, yang menyiapkan segala keperluan saya saat akan bertanding, yang menenangkan hati saya saat saya kecewa, dan yang selalu mengingatkan saya untuk tetap rendah hati di saat saya mendapatkan pujian. Kini, suara beliau yang selalu menanyakan kabar saya, tangan beliau yang selalu menyambut saya dengan senyum tulus, semuanya sudah tiada. Rasanya dunia ini terasa berbeda tanpa kehadiran beliau,” ujarnya.
Menurut cerita Budi, ibundanya selalu mendukung setiap cita-cita dan usahanya di dunia sepak bola, Bahkan saat banyak orang meragukan perjalanannya, sang ibu justru menjadi orang pertama yang meyakinkannya bahwa ia bisa meraih apa yang diinginkannya asalkan berusaha dengan sungguh-sungguh dan berpegang teguh pada kebaikan.
“Beliau sering berpesan kepada saya, Nak, jadikanlah olahraga ini sebagai sarana untuk berbuat baik, menjalin persaudaraan, dan mengharumkan nama keluarga serta Daerah, Mainlah dengan hati yang jujur dan semangat yang tinggi, niscaya hasilnya akan baik pula, Pesan-pesan itu selalu saya ingat dan jadikan pegangan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sekarang, pesan-pesan itu menjadi kenangan terindah sekaligus kenangan yang paling menyedihkan bagi saya,” kenangnya sambil menundukkan kepala menahan kesedihan.
Kehilangan yang dirasakan Budi juga turut dirasakan oleh seluruh orang yang mengenalnya, Rekan-rekannya menyampaikan bahwa mereka sangat memahami betapa eratnya hubungan kasih sayang antara Budi dan ibundanya, Bagi mereka, sosok ibunda Budi adalah orang tua yang luar biasa yang telah berhasil membentuk karakter anaknya menjadi sosok yang disiplin, berbakti, dan dihormati banyak orang.
“Kami semua turut merasakan kesedihan yang mendalam, Kami tahu betapa besar peran ibu beliau dalam kehidupan dan karir Budi, Beliau adalah sosok yang hebat, dan jasa-jasanya tidak akan pernah terlupakan, Kami berdoa semoga Budi diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi cobaan ini, serta semoga Almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya,” ucap salah satu rekan sepermainan yang sudah lama berteman dengan Budi.
Kabar kepergian ibunda tercinta Budi Lasena juga menyebar luas di berbagai komunitas pecinta sepak bola, Ucapan belasungkawa dan pesan dukungan terus mengalir, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial, Mereka menyatakan bahwa kesedihan yang dirasakan Budi adalah kesedihan kita semua, mengingat jasa dan kebaikan yang telah ditunjukkan oleh keluarga ini kepada Dunia Olahraga di Daerah ini.
“Kami mengenal Budi sebagai pemain yang tangguh di lapangan, tapi kami juga tahu ia adalah anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya, Kehilangan ibu adalah kehilangan yang paling berat dalam hidup siapa pun, Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, Semoga kenangan indah yang pernah dilalui bersama dapat menjadi penghibur bagi Budi dan keluarga, Kami akan selalu mendukungnya, karena kami yakin, setiap langkah yang ia ambil ke depannya adalah wujud bakti dan penghormatan kepada ibunda tercintanya yang telah tiada,” tulis salah satu penggemar dalam pesannya.
(Andry)



