Warga Desa Pidung Dibuat Resah Dengan Kemunculan Sejumlah Alat Berat Jenis Ekskavator

Imediantara,Bolsel – Warga Desa Pidung dibuat resah dengan kemunculan sejumlah alat berat jenis ekskavator yang mulai beroperasi di wilayah desa mereka. Kehadiran alat berat tersebut diduga kuat berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Salah seorang warga berinisial RP mengungkapkan kekhawatirannya jika dugaan aktivitas ilegal tersebut tidak segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Ia menilai Desa Pidung termasuk daerah rawan bencana, khususnya banjir dan tanah longsor, sehingga aktivitas pengerukan tanah dapat memperparah kondisi lingkungan.

“Kami merasa khawatir jika nanti aktivitas tersebut tidak dihentikan, mengingat dampak lingkungan bagi masyarakat di sini di kemudian hari,” ujar RP, Minggu 25 Januari 2025.

Menurut warga, keberadaan ekskavator di sekitar wilayah desa memunculkan tanda tanya besar. Mereka khawatir lahan-lahan yang sebelumnya aman akan berubah menjadi area berisiko jika benar digunakan untuk aktivitas pertambangan tanpa izin.

Sementara itu, Sangadi Desa Pidung, Ramlah Berahimah, saat dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat belum memberikan keterangan hingga berita ini diturunkan.

Warga berharap pemerintah desa, aparat penegak hukum, serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan di lapangan guna memastikan legalitas aktivitas tersebut dan mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut.

Dalam waktu dekat, tim media bersama warga berencana turun langsung ke lokasi untuk melihat secara langsung dugaan aktivitas PETI yang menggunakan alat berat di Desa Pidung.

(Andry)

Read Previous

Mantan Orang Nomor Satu Sulut di Duga Serobot Lahan Milik Warga

Read Next

KKPH Wilayah 2 Bolsel–Boltim Akan Turun Langsung ke Desa Pidung Terkait Dugaan Tambang Ilegal

Most Popular