Kapolres Boltim Raih Apresiasi, Siap Kawal Dan Lindungi Penambang Rakyat Dalam Wujudkan Pertambangan Yang SAH Serta Berkelanjutan

BOLTIM  – Langkah tegas dan kebijakan humanis yang diambil Kepala Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., terkait penanganan sektor pertambangan di wilayah hukumnya, menuai apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, khususnya para pelaku usaha tambang rakyat dan masyarakat luas.

Hal ini menyusul pernyataan sikap Kapolres yang menegaskan kesiapannya untuk menjaga, mengawal, dan memfasilitasi para penambang rakyat yang sedang dan akan mengurus perizinan melalui skema Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Apresiasi ini disampaikan langsung oleh perwakilan penambang rakyat, tokoh masyarakat, serta elemen masyarakat lainnya, Selasa (2/6/2026).

Mereka menilai, sikap Kapolres yang tidak hanya fokus pada penindakan, namun juga memberikan ruang, bimbingan, dan perlindungan bagi usaha tambang rakyat agar beralih menjadi legal dan sah, adalah langkah yang sangat tepat, bijaksana, dan sangat membantu perekonomian warga.

Selama ini, masyarakat mengeluhkan adanya kesan bahwa aparat hanya datang untuk menindak dan menghentikan kegiatan, tanpa memberikan solusi jalan keluar.

Namun, kehadiran AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan justru membawa angin segar dan pemahaman baru, Beliau hadir sebagai pemimpin yang mengayomi, memahami kebutuhan ekonomi warga, sekaligus tetap tegas menegakkan aturan hukum.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Boltim, Bapak AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan. Beliau berbeda dan sangat memahami kondisi kami, Beliau tidak serta merta melarang atau menindak, tapi justru membimbing kami, memberikan arahan, dan menegaskan bahwa Polri siap menjadi pengawal dan pelindung kami selama kami berusaha menata diri dan mengurus izin lewat jalur IPR dan WPR. Ini adalah perhatian besar yang sangat berarti bagi keberlangsungan hidup kami para penambang kecil,” ujar ketua perwakilan penambang rakyat setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Boltim kembali menegaskan komitmen dan sikap tegas institusinya, Menurut beliau, ada garis tegas pembeda antara kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang dilakukan oleh pemodal besar atau kelompok tertentu yang merugikan Negara dan merusak alam, dengan kegiatan tambang rakyat yang menjadi tumpuan hidup ekonomi masyarakat setempat namun belum memiliki dokumen sah.

“Kami membedakan dengan sangat jelas. Bagi siapa saja yang berusaha menata diri, yang ingin beralih dari cara ilegal menjadi legal, yang sedang berproses mengurus IPR dan masuk dalam Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), maka Polres Boltim siap berdiri di barisan terdepan untuk menjaga, mengawal, dan melindungi hak dan kelancaran proses mereka, Kami tidak akan membiarkan ekonomi warga terganggu selama berada di jalur yang benar dan sesuai aturan,” tegas AKBP Golfried

Namun demikian, Kapolres juga menegaskan, perlindungan dan pengawalan, ini mutlak diberikan hanya bagi mereka yang taat aturan, menjaga kelestarian lingkungan, dan benar-benar masuk dalam skema pertambangan rakyat.

Sebaliknya, bagi para pelaku tambang liar yang mengeruk kekayaan alam secara membabi buta, tidak mau mengurus izin, merusak lingkungan, maupun yang mengatasnamakan rakyat padahal adalah modal besar, pihaknya tetap akan menindak tegas tanpa kompromi.

“Prinsip kami sederhana: Lindungi yang sah, tindak yang melanggar, Kami ingin ekonomi masyarakat Boltim tumbuh, rakyat sejahtera, tapi tetap harus berjalan di atas rel hukum dan aturan yang berlaku. Kami berkomitmen memfasilitasi pertemuan antara penambang rakyat dengan instansi teknis seperti Dinas ESDM, agar proses pengurusan IPR dan penentuan WPR ini berjalan cepat, mudah, dan jelas,” tambahnya.

Langkah kebijakan Kapolres Boltim ini mendapat pujian luas karena dinilai mampu menyeimbangkan antara penegakan hukum, kepentingan ekonomi masyarakat, dan kelestarian lingkungan, Masyarakat kini merasa tenang dan terbantu, karena ada kepastian hukum serta jaminan keamanan dari aparat kepolisian selama mereka berusaha menata usahanya menjadi legal.

Pihak penambang rakyat pun berjanji akan segera melengkapi seluruh persyaratan dan mengikuti prosedur yang ditetapkan Pemerintah, demi keberlangsungan usaha yang aman, nyaman, dan berkah.

Mereka berharap dukungan dan komitmen dari Kapolres Boltim ini terus berlanjut, menjadi tonggak perubahan menuju pertambangan di Bolaang Mongondow Timur yang tertib, rapi, dan mensejahterakan rakyat banyak.

Dukungan ini semakin mengukuhkan sosok AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan di mata masyarakat sebagai pemimpin yang berwibawa, tegas, namun sangat dekat, mengerti, dan berjiwa pengayom sejati bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Andry)

Read Previous

Anggelia Wenas Salurkan Bantuan Dan Turut Prihatin Bencana Banjir Di Tiga Desa Kecamatan Bolaang

Most Popular