BOLTIM – Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Bhayangkara yang ke-80, Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, memimpin langsung kegiatan bakti sosial donor darah yang digelar di Mapolres Boltim, Kamis (11/06/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA ini diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira, bintara, pegawai sipil, serta dihadiri pula oleh tokoh masyarakat dan warga sekitar yang antusias ikut berpartisipasi
Sebagai bentuk keteladanan, Kapolres Golfried menjadi orang pertama yang mendaftar dan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum akhirnya mendonorkan darahnya. Tampak dengan tenang dan penuh semangat, ia menjalani proses donor didampingi oleh tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boltim dan tenaga kesehatan setempat.
“Saya sengaja ikut serta untuk memberikan contoh kepada seluruh anggota dan masyarakat, Donor darah adalah amal mulia yang tidak membutuhkan biaya, namun manfaatnya sangat besar, bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar Kapolres usai menyelesaikan proses donor.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat “Polri Presisi, Melayani dan Melindungi” Menurutnya, pengabdian tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi kemanusiaan
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Sejak pagi hari, peserta sudah berbaris rapi mengikuti alur pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga pengambilan darah. Tim medis memastikan seluruh proses berjalan aman, higienis, dan sesuai prosedur kesehatan.
Ketua PMI Kabupaten Boltim Medy Lensun, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Boltim yang secara rutin mengadakan kegiatan serupa, terutama dalam rangka hari besar korps.
“Darah yang terkumpul hari ini akan langsung disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit dan fasilitas kesehatan di wilayah Boltim. Ini sangat membantu kami dalam menjaga ketersediaan stok darah,” ungkapnya.
(Andry)



